Ticker

6/recent/ticker-posts

MASTER-HERO: ECHOES FROM JUNKRA

MASTER-HERO: ECHOES FROM JUNKRA

LOGLINE

​Di kota Depok tahun 2030 yang terbelah antara gemerlap teknologi dan kemiskinan rongsokan, seorang pengamen SMP harus membangkitkan suara dari dimensi benda-benda gagal untuk melawan tirani korporasi.

BAB 1: Reruntuhan Mercusuar

​Rico hanyalah seorang anak SMP di Sekolah Master, sebuah sekolah kontainer gratis di jantung Terminal Depok. Di sela sekolah, ia mengamen dengan ukulele bututnya dan bermimpi menjadi astronom untuk melihat Saturnus, satu-satunya hal yang lebih indah dari langit Depok yang penuh asap. Ia memegang teguh pesan ayahnya: "Bantulah yang lemah, walau dirimu sendiri kekurangan."

​Namun, mimpi itu runtuh saat J.Corp, raksasa kapitalis, memutuskan membangun kasino megah di atas lahan sekolahnya. Dalam satu malam pembersihan, robot-robot konstruksi meratakan mercusuar harapannya. Rico kalah, tertimbun, dan kehilangan segalanya.

BAB 2: Resonansi yang Terbuang

​Di tengah puing-puing, Rico menemukan sebuah Dinamo Mandala 9, artefak teknologi gagal era 80-an milik J.Corp yang terkubur. Saat Rico memetik senar ukulelenya yang rusak untuk meratapi kekalahannya, getaran kesedihannya memicu Dinamo tersebut.

​Terbukalah gerbang menuju JUNKRA, sebuah dimensi bayangan tempat bersemayam memori dari setiap ide, barang, dan teknologi yang pernah gagal dan dibuang sejarah. Rico tidak menjadi kuat secara fisik, tapi ia menjadi konduktor. Ia menyadari bahwa ukulele dan dinamonya adalah saklar untuk menarik rongsokan di sekitarnya menjadi senjata, armor, dan alat yang tak terduga.

BAB 3: Mentor dan Logika Rongsok

​Rico diselamatkan oleh kakek mantan teknisi J.Corp yang hidup menyendiri di bunker barang bekas. Sang kakek menjelaskan bahwa Dinamo Mandala 9 bekerja dengan prinsip Induksi Memori. Alat itu bisa menarik materi dari dimensi JUNKRA jika dipicu oleh getaran suara yang punya resonansi emosi yang murni.

​Kakek mengajarkan Rico bahwa setiap petikan ukelele bukan sekadar musik, melainkan kode perintah untuk memanggil fungsi spesifik dari barang gagal. Nada rendah untuk menarik logam berat, nada tinggi untuk menciptakan perisai kinetik. Rico kini sadar bahwa kekuatannya adalah seni memperbaiki kegagalan. Ia bukan pahlawan dengan kostum mengkilap, ia adalah Master-Hero dengan armor dari plat seng dan kabel jemuran.

BAB 4: Perlawanan Barang Rongsokan

​Rico mulai melakukan perlawanan gerilya. Setiap kali ia memetik nada dari ukulelenya, besi-besi tua di Depok bangkit membelanya. Musuh-musuh robotik J.Corp yang sempurna justru kewalahan melawan teknologi JUNKRA yang aneh dan tidak terprediksi karena robot-robot itu tidak bisa membaca logika dari barang-barang yang sudah dianggap rusak.

THEMES (Nilai Cerita)

  • Gagal itu Potensi: Bahwa sesuatu yang dibuang masyarakat seperti anak jalanan atau barang rongsokan memiliki nilai jika berada di tangan yang tepat.
  • Suara vs Kesunyian: Perjuangan kaum marjinal agar suaranya didengar oleh mereka yang ada di gedung tinggi.


© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.