Akhirnya Bukan Mitos Doang
Lo pasti sering liat komentar "setlist ori kapan?" di tiap postingan JKT48. Udah kayak template. Mau di IG, Twitter, YouTube, pasti ada aja yang nanya itu.
Jujur, dulu gue mikir ini bakal jadi bahan bercandaan fandom doang. Dibahas sebentar, terus tenggelam lagi gara-gara drama lain.
Eh ternyata gue salah.
Pas 22 Mei kemarin mereka rilis "GO AND FIGHT!", gue langsung mikir, oh ini nih arahnya. Ini nggak kerasa kayak lagu baru yang cuma lewat sebentar terus hilang. Lebih kayak tanda kalau setlist original yang dari dulu ditagih fans emang lagi digarap serius.
Bukan lagi sekadar janji manis biar timeline adem.
Perasaan gue juga agak campur sih waktu denger pertama kali. Seneng jelas. Tapi ada sedikit was-was juga. Ekspektasi fans udah ketinggian. Salah dikit bisa langsung jadi bahan gorengan netizen.
Dan kita tau sendiri kan, kalau netizen lagi niat ngetik, pedesnya bisa keterlaluan.
Produksi yang Niat
Coba liat konsepnya.
Tema cheerleader yang energinya kenceng dari awal. Blocking panggungnya keliatan rapi, kostumnya juga nggak asal.
Gue harus ngaku, tim produksinya keliatan lagi serius ngerjain ini. Jarang banget gue liat mereka se-effort ini. Biasanya fans udah pasrah duluan sebelum nonton.
Makanya pas bagian awal lagu tiba-tiba ada yel "Indonesia!", gue agak kaget juga.
Ini langkah yang lumayan berani. Soalnya kalau lagu-lagu JKT sebelumnya, temanya sering muter di sekitar cinta remaja atau persahabatan. Yang ini beda, lebih ke semangat olahraga.
Dan jujur aja, gue kebayang lagu ini bakal sering diputer di acara olahraga. Entah di stadion, event kampus, atau siaran TV.
Emang cocok.
Michie dan Formasi Baru
Soal center, mereka milih Michie.
Menurut gue ini pilihan yang aman tapi pas. Ekspresi dia dapet, auranya juga cocok buat lagu yang butuh energi tinggi.
Di sekelilingnya ada Lia, Gracie, Lana, Greesel, Fritzy, Gendis, Lyn, Chelsea, Alya, Elin, dan Ella.
Dan jujur aja, part yang paling nyantol di kepala gue malah bagian Ella waktu nyanyi:
"Terkadang ada hari yang tak berjalan baik, seakan usahamu tak membuahkan hasil."
Beat-nya enak, bagian itu juga dapet feel-nya.
Memang kalau didengerin, komposisinya masih ada rasa Jepang. Tapi karena lirik sama koreonya digarap tim internal, hasil akhirnya terasa lebih dekat sama kita.
Lebih segar juga. Nggak kerasa kayak ngulang pola lama lagi.
Kalau lagu pembukanya aja digarap segini seriusnya, gue jadi makin penasaran sama lagu-lagu berikutnya.
Kelihatan mereka lagi coba arah baru.
Kita liat aja nanti ke depan. Kalau emang bagus ya kita puji. Kalau ternyata zonk ya kita kritik juga.
Namanya juga fans.
Let's go and fight, JKT48.

Social Plugin