OK balik ke pembahasan. Manajemen nggak langsung lempeng ke shonichi. Mereka cicil build-up-nya pelan-pelan. Dua special performance video dirilis lebih dulu, "GO AND FIGHT!" jadi yang pertama tayang. Abis itu ALL IN Tour mampir ke Semarang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, sebelum puncaknya di Jakarta. Semua Jawa dan Jawa Barat. Fans luar Jawa tetap nggak kebagian langsung. Ini yang masih jadi PR manajemen.
Puncak dari seluruh rangkaian itu adalah konser FULL HOUSE, 26 Juli 2025 di Istora Senayan. Di sini beberapa lagu dari original setlist dibawain langsung, plus ada penampilan spesial dari para composer yang terlibat. Bukan sekadar konser biasa, ini selebrasi sebelum setlist-nya beneran masuk teater.
Judulnya sendiri baru diumumkan resmi pas Synchronize Fest 2025: "Pertaruhan Cinta." Shonichi-nya 5 Oktober 2025 di Theater JKT48, sekaligus jadi momen ulang tahun ke-14 JKT48. 16 lagu, kolaborasi bareng Laleilmanino, Bernadya Ribka, Isyana Sarasvati, Andi Rianto, sampai mendiang Gustiwiw.
Ini bukan terjemahan lagu Jepang, bukan ganti lirik sana-sini. Semua dibuat dari nol, khusus buat mereka.
Kalau dibilang telat, ya telat. Tapi sekarang mungkin momennya emang paling pas. Mereka udah stabil setelah bertahun-tahun drama ganti konsep dan bertahan pas pandemi.
Jadi kalau nanti lagunya diputar di mana pun, orang bakal langsung tahu kalau itu JKT48, tanpa perlu embel-embel "versi Indonesia".
Sikat.

Social Plugin