Ticker

6/recent/ticker-posts

PERSIB THREE-PEAT CHAMPIONS



Musim 2025/2026 bisa dibilang roller coaster buat Persib. Dari awal udah kelihatan berat, karena kehilangan dua mesin gol utama, Ciro Alves dan David da Silva. Hodak yang biasanya ngandelin mereka, sekarang harus putar otak dengan skuad baru yang jumlahnya sampai belasan. Adaptasi jelas makan waktu, dan hasilnya sempat bikin Persib nyangkut di papan tengah.

Di sisi lain, Borneo FC malah tampil menggila dengan ngeraih 10 kemenangan beruntun. Tapi turning point akhirnya datang pas laga tunda Desember 2025, waktu Persib berhasil nekuk Borneo 3-1 di GBLA. Dari situ mentalitas juara langsung kelihatan.

​​Momen paling dramatis jelas di pekan ke-33 lawan PSM. Maung Bandung tampil pincang tanpa Hodak di pinggir lapangan dan minus beberapa pemain pilar. Sundulan menit akhir Julio Cesar benar-benar jadi penyelamat. Kalau gol itu ga terjadi, cerita akhir musim bisa bakal beda mengingat Borneo terus tempel ketat di belakang.

​Meski berhasil mempertahankan trofi, beberapa PR masih harus diselesaikan. Lini depan yang kurang klinis pasca ditinggal Ciro dan DDS wajib dievaluasi buat musim depan, beruntung musim ini produktivitas gol datang dari lini kedua dan situasi set piece. Selain itu, isu rasisme di kalangan suporter juga wajib diputus total karena cuma ngerugiin nama besar klub. Terakhir buat Beckham Putra, passion tinggi itu bagus, tapi kontrol emosi di lapangan juga ga kalah penting supaya fokus tim ga terdistraksi.

​Menurut kalian, sektor mana yang paling krusial buat dibenahi Persib menyongsong musim depan? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.