Ticker

6/recent/ticker-posts

Nasib Jadi Fans Barca atau Madrid: Gak Ada Menangnya

 


Nonton La Liga itu emang punya rasa sendiri ya. Apalagi kalau tim yang lo pegang itu Real Madrid atau Barcelona. Capeknya dapet, dramanya dapet, dan tekanannya jelas beda banget dibanding liga-liga sebelah.

​Urusan wasit misalnya. Di Spanyol, begitu ada keputusan yang dianggap kontroversial, yang kena semprot bukan cuma wasit di lapangan atau lawan hari itu. Entah gimana ceritanya, narasinya mendadak melebar ke mana-mana. Bawa-bawa rival, sejarah, sampai tuduhan konspirasi di balik layar. Kasus Negreira tuh paling sering diseret, padahal ya gak semua hal bisa dicocoklogikan ke sana kan.

​Beda cerita kalau kita lirik Liga Inggris. Di sana, kalau ada tim yang merasa dirugikan ya marahnya murni ke wasit atau lawan yang lagi tanding saat itu. Jarang banget ada pola pikir yang sengaja nyeret klub lain yang bahkan gak ikut tanding di laga itu.

​Mana standar sukses di Spanyol ini tergolong cukup kejam. Barca bisa aja juara liga, tapi tetep disindir habis-habisan cuma gara-gara gugur di Liga Champions. Madrid bisa aja angkat trofi Si Kuping Besar, tapi masih ada yang ngerasa kurang karena gak dapet treble. Selalu aja ada celah buat nuntut lebih.

​Ya wajar sih, ekosistem sepak bola Spanyol kan emang berpusat di dua raksasa itu. Media, kontroversi, sampai debat kusir netizen ujung-ujungnya balik lagi ke Madrid dan Barca. Sementara di Premier League, rivalitasnya lebih merata dan tersebar. Tiap klub punya targetnya masing-masing, jadi pas ada yang bisa angkat trofi, perayaannya terasa lebih diapresiasi.

​Kondisi ini bikin pencapaian pemain di Spanyol kadang rasanya cepet banget dilupakan. Contohnya Raphael Varane. Dia udah kenyang juara Liga Champions bareng Madrid, tapi dia malah nyebut momen paling spesial di kariernya itu pas dapet trofi FA Cup bareng Manchester United. Agak plot twist kan? 

​Kalau menurut lo gimana nih, setuju gak kalau tekanan dan drama di La Liga itu emang udah kelewat berlebihan dibanding Premier League? Coba kasih pendapat lo di kolom komentar.

© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.