Ticker

6/recent/ticker-posts

Nasib Jadi Fans Barca atau Madrid: Gak Ada Menangnya

 


​Jadi penggemar klub Liga Spanyol, apalagi kalau lo milih antara Madrid atau Barca, itu sebenernya capek banget, asli. Secara tekanannya tuh beda jauh kalau lo dukung klub Inggris. Ada fenomena yang menurut gue rada sinting dan ini cuma terjadi di sana.

​Coba lo liat urusan wasit. Ini kocak sih. Di La Liga, kalau ada keputusan wasit yang ngaco, yang disalahin tuh bukan cuma tim yang lagi tanding. Misal nih, Madrid lagi main terus lawannya dapet penalti goib. Fans Madrid bukannya nuduh tim lawan, tapi malah nuduh Barcelona yang jadi dalangnya, bahas Negreira misalnya. Padahal Barca lagi di rumah, lagi makan seblak mungkin, nggak ada hubungannya sama sekali. Dan ini juga berlaku sebaliknya, ye! 

​Beda banget lho sama di Inggris. Kalau MU dirugiin pas lawan Liverpool, yang didebat ya wasitnya atau Liverpool-nya. Nggak ada tuh tiba-tiba Chelsea dibawa-bawa jadi biang kerok konspirasi. Paling banter cuma bahas wasit Inggris emang lagi ampas aja konsistensinya.

​Terus standar juara menurut Decul & Demit itu juga nggak masuk akal. Udah di luar nurul lah. Kemarin Barcelona juara La Liga 2025. Itu liga domestik lho, kasta tertinggi. Tapi tetep aje diledek, cok. Kenapa? Karena nggak dapet UCL! Seolah-olah gelar liga itu sampah kalau nggak dibarengi piala Eropa. Madrid juga sama aja. Mereka juara UCL tahun 2024, tapi tetep kena nyinyir karena nggak dapet Sextuple atau enam gelar di musim yang sama. Jadi kayak nggak ada ruang buat ngerayain kemenangan tanpa ada embel-embel 'tapi' di belakangnya.

​Gue rasa masalahnya emang cuma satu, yaitu dominasi yang terlalu kuat. Begitulah nggak enaknya kalau di satu liga cuma ada dua raksasa yang bener-bener menguasai segalanya. Semua narasi, media, sampai teori konspirasi wasit ya cuma muter-muter di dua klub itu aja.

​Beda banget sama di Inggris yang punya istilah Big Six. Ada enam tim yang secara finansial dan sejarah yang gede. Efeknya apa? Tekanannya jadi kebagi rata. Kalau satu tim gagal, nggak cuma sorot ke satu rival abadi, tapi ke banyak tim lain. Persaingannya lebih cair dan pencapaian sekecil apa pun, kayak juara FA Cup misalnya, itu masih dihargai banget karena emang rivalnya banyak. "Klub gue mah mending dapet FA cup, lah daripada klub lo nol gelar". Di Spanyol? Lo dapet gelar pun tetap kena. Gila aje.


© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.