Lo pasti pernah lah ya, minimal lewat di timeline, soal potongan video Fiony waktu nyanyi "Migikata" secara solo di teater.
Pas itu dia nyanyi beneran modal suara doang, tanpa backtrack apalagi autotune. Respon netizen? Ya ketebak lah, langsung kena rujak. Dampaknya juga lumayan ke dia, sampe Fiony refleks tutup kuping tiap denger intro lagu itu. Kedengerannya mungkin receh buat sebagian orang, tapi kalau dipikir-pikir, ya kasihan juga sih mentalnya kena.
Tapi sebenernya ada sisi Fiony yang sering dilupain orang, dedikasinya.
Terus soal mindset-nya. Fiony ini nggak pernah malu sama statusnya sebagai idol. Di saat ada member lain yang mungkin pengen kelihatan "normal" atau "biasa aja" di luar, Fiony mah santai. Mau temen kampusnya pake birthday-shirt nya, atau ada yang bilang idol itu alay, dia tetep bangga. Dia nggak nganggep profesinya ini sebagai beban.
Puncaknya, gue inget banget ada netizen di Showroom yang nyinyirin fans, nanya: "Emangnya member tau lo hidup?"
Jawaban Fiony, kurang lebih: "Ya emangnya kenapa kalau halu? Selama nggak ganggu finansial atau kesehatan kamu, dan selama itu positif buat mereka, ya biarin aja." Di situ kelihatan kalau dia punya empati yang gede. Dia nggak ngeremehin perasaan orang yang udah dukung dia.
Kesimpulannya gini, ngab. Kalau selama ini lo cuma nilai Fiony dari satu klip yang gagal itu, lo kurang dalem mengenalinya. Ada kualitas karakter di dia yang menurut gue jauh lebih mahal daripada sekadar urusan teknik vokal.
Btw, menurut lo dia bakal cocok gak ditaruh di posisi manajemen JKT48 jika kelak udah lulus nanti? Apalagi dia emang udah pernah magang di jajaran staff waktu itu, wkwk.

Social Plugin