Ticker

6/recent/ticker-posts

Tentang Fiony JKT48 dan Hal-Hal yang Gue Salut Darinya

 

Tentang Fiony JKT48 dan Hal-Hal yang Gue Salut Darinya

Lo mungkin pernah lihat clip video Fiony waktu nyanyi "Migikata" sendirian di teater yang lewat di timeline sosmed. Dia nyanyi live, tanpa backing track, murni suara dia apa adanya. Dan reaksi netizen, ya lo bisa nebak sendiri lah arahnya ke mana.

Dampaknya ke dia lumayan juga ternyata. Sampai pernah diceritain kalau setiap dengar intro lagu itu dia refleks nutup kuping.

Kedengarannya mungkin sepele buat yang cuma nonton potongan videonya. Tapi kalau dipikir-pikir, ya berat juga. Mental orang bisa kena kalau terus-terusan diseret ke situ.

​Tapi menurut gue, sayang banget kalau orang cuma menilai dia dari satu video itu doang, ada sisi Fiony yang jauh lebih mahal sebenernya. 

Dedikasinya.

Kalau soal vokal, oke, dia mungkin bukan yang paling teknis di grup. Itu juga banyak orang yang sudah tau.

Tapi kalau ngomongin passion, itu beda lagi.

Gue masih inget cerita pas awal pandemi dulu. Waktu teater tutup, banyak kegiatan berhenti total. dan semua orang bingung harus ngapain. 

Di situ justru Fiony termasuk yang paling cepet gerak lho. Dia yang ngajak temen-temennya buat tetap latihan. Dia juga yang mikirin gimana caranya JKT tetap punya aktivitas walaupun ruang geraknya lagi terbatas.
Cerita ini disampaikan sendiri sama Olla di Showroom.
Itu nunjukin kalau dia emang sepeduli itu sama grupnya.

Hal lain yang gue perhatiin, Fiony juga termasuk member yang cukup vocal.

Bukan soal nyanyi ya. Maksud gue dia berani nyentuh topik-topik yang biasanya member lain lebih milih aman. Kadang tentang situasi di grup, kadang juga soal keluhan fans.
Tapi cara dia nyampeinnya dibungkus pake humor.

Gue juga suka cara dia memandang profesinya. Dia nggak pernah malu jadi idol. Di saat ada member yang pengen kelihatan "normal" di luar grup, Fiony mah santai aja. Temen kampus pakai kaos merchandise dia? Dia malah bangga. Ada yang bilang idol itu alay? Dia nggak ambil pusing. Dia beneran menikmati peran itu.

​Kelihatan banget kok dari kebiasaan kecilnya. Tiap ada libur lama, dia pasti nyeletuk kangen teater. Makanya fans sering bilang dia "idol banget". Dia bukan sekadar kerja cari absen, dia emang cinta panggungnya. Malah ada cerita lucu, pas awal masuk JKT48, dia tuh nggak tahu kalau member itu digaji. Yang ada di otaknya cuma satu: "Gue pengen jadi idol." Gila nggak tuh? Motivasi awalnya murni karena suka, bukan materi.

​Terus, ada satu momen di Showroom yang bikin gue makin respek. Ada netizen nyeletuk, "Emang member tahu lo hidup?"

Dia balas, "Ya emang kenapa kalau halu? Selama nggak ganggu finansial atau kesehatan kamu, dan itu positif buat mereka, biarin aja."

Kelihatan dia ngerti posisi fans. Dia nggak meremehkan orang-orang yang sudah dukung dia selama ini.

Jadi ya, kalau ada yang masih ngetawain dia cuma gara-gara satu video gagal, rasanya kok sempit banget ya cara pandangnya. Fiony punya kualitas yang jarang dimiliki orang, ketulusan dan ketahanan mental.

Kadang gue kepikiran, kalau suatu saat dia lulus, kira-kira cocok nggak ya kalau dia tetap di sekitar JKT? Misalnya masuk ke tim kreatif.

Apalagi dia dulu juga pernah sempat magang. 

© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.