Ticker

6/recent/ticker-posts

Potret Persahabatan Yang Kini Makin 'Mahal' Momennya.



Menurut gue pribadi, Gita, Eli, Dey, dan Muthe tuh salah satu circle pertemanan paling ikonik yang pernah ada di JKT48. Lucunya, nama "Cangcorang Family" ini nggak lahir dari pemikiran yang muluk-muluk atau perencanaan matang. Awalnya cuma dari hal receh yang nggak disangka bakal awet.

Kalau ingatan gue nggak salah, berawal dari foto yang diunggah Muthe di X. Waktu itu posenya agak aneh, nggak biasa. Terus Gita lihat dan reply kalau gaya itu mirip belalang cangcorang. Ya udah, dari situ mulainya. Terus lewat obrolan santai di warteg, nama itu akhirnya dipakai buat nyebut kelompok mereka.

Awalnya sih cuma iseng, sekadar gimmick keluarga buat personal branding di masa-masa Academy. Muthe suka manggil Gita "Papa Gito" karena waktu itu rambut Gita masih pendek banget dan aura tomboy-nya masih kental. Eli dapat peran "Buna", sementara yang lain ngikutin alur cerita yang mereka racik sendiri.

Gue cukup terhibur lihat Gita yang paling sering jadi sasaran iseng temen-temennya. Hampir tiap ada ide aneh atau ulah konyol, ujung-ujungnya dia yang kena imbas. Tapi percaya deh, justru dari situ kedekatan mereka malah makin erat.

Makanya masa-masa awal Cangcorang Family tuh jadi salah satu periode paling seru buat diikutin. Hampir tiap hari ada aja tingkah mereka yang bisa diliat lewat livestream showroom, video pendek, atau unggahan di medsos. Rasanya selalu ada bahan konten baru. Apalagi waktu itu Gita dan Eli masih tinggal sekosan. Kamar mereka tuh kayak markas utama tempat segala kekacauan dan tingkah unik itu bermula.

Satu momen yang masih keinget banget sampai sekarang adalah pas mereka rayain ulang tahun di 2023. Mereka beli hiasan seadanya, yang penting ada tulisan ucapan. Pas dipasang dan dilihat lagi, baru sadar ternyata tulisannya malah berbunyi "Selamat Datang". Wkwkwk, niatnya mau rayain ultah, eh malah kayak open house.

Sekarang sih rasanya udah beda. Interaksi Gita dan Eli kelihatan nggak sehidup dulu, nggak seblak-blakan sebelumnya. Tapi ini bukan berarti mereka musuhan, ya. Mungkin cara mereka nunjukin kedekatan udah berubah seiring waktu. Muthe sekarang udah pindah tim, Dey udah lulus dari grup. Nyari momen di mana mereka bisa satu frame bareng rasanya susah banget.

Emang sih, energi dan suasana kebersamaan nggak bakal selalu sama persis kayak dulu. Tapi untungnya, kemarin sempat ada sedikit obat kangen di video klip Oh My Pumpkin. Meskipun nggak lengkap semua, lihat Gita, Eli, dan Muthe satu scene aja udah seru banget. Walau cuma sebentar, tapi berasa ada sisa-sisa dinamika kebersamaan mereka yang dulu.

Kalau orang luar lihat, mungkin bakal mikir mereka udah nggak sedekat dulu. Tapi menurut gue, ikatan dan kecocokan yang udah terjalin lama tuh nggak bakal gampang hilang begitu aja. Bentuknya aja yang berubah. Karena udah saling kenal lama, mereka nggak perlu lagi gimmick atau bukti di depan kamera buat nunjukkin kalau mereka masih dekat. Setuju nggak?





© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.