Ticker

6/recent/ticker-posts

Kenapa Gue Jadi Makin Respect Sama Gita


Jadi, menurut gue, idol itu mungkin salah satu profesi paling nggak masuk akal yang pernah ada.

Serius.

Misalnya gini, kalau lo lagi bad mood, terus cuma pasang muka datar seharian. Temen mungkin nanya, "Lo kenapa?" sekali dua kali, habis itu udah. Nggak sampe temen lo bikin analisis panjang cuma gara-gara ekspresi muka lo.

Tapi kalau lo seorang idol, ini bisa beda cerita.

Gita pernah dicap nggak profesional cuma karena ekspresinya kelihatan kesal waktu kalah game di teater dan harus nerima hukuman. Potongan videonya sempat rame di X, dan banyak orang langsung narik kesimpulan macam-macam.

Padahal, kalau udah ngikutin dia cukup lama, ya itu memang kepribadiannya. Gita memang cenderung kalem, pendiam, dan nggak terlalu ekspresif. 

Tapi semenjak kejadian itu, yang bikin gue salut justru cara dia menyikapi.

Dia nggak bikin klarifikasi, cari pembelaan, apalagi drama di media sosial. Dia memilih diam, lalu ngebuktiin semuanya lewat tindakan. 

Kalau lo lihat dia sekarang, pas lagi MC atau bikin konten bareng member lain, pasti terasa ada perubahan. Dia kelihatan lebih lepas, lebih cair, dan lebih menikmati momen.

Usaha itu juga kelihatan dari hal-hal kecil. Misalnya, dia sekarang rutin upload konten #DailyLife di Instagram.

Buat gue, itu nunjukin kalau dia memang dengerin kritik. Dia cerna semuanya, lalu memutuskan buat berkembang dengan caranya sendiri. Bukan karena takut dihujat lagi, tapi karena memang ingin jadi lebih baik.

Sebagai satu-satunya member generasi 6 yang masih aktif sampai sekarang, Gita udah ngebuktiin kalau dia nggak ke mana-mana. Dia tetap di sini, tetap bertahan, dan yang paling penting, tetap jadi Gita.

Dan buat gue, itu udah lebih dari cukup.

© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.