Ticker

6/recent/ticker-posts

Gugurnya Logika Tokoh Oposisi di Tengah Euforia Timnas Garuda

 Argumen Rocky Gerung soal pemain naturalisasi sebagai penipuan sensasi itu sebenarnya memperlihatkan sisi lain dari cara dia berpolitik. Di satu sisi, dia konsisten memposisikan diri sebagai antitesis pemerintah, tapi di sisi lain, dia terjebak dalam kontradiksi yang dia buat sendiri.

Kalau kita bedah, dia ini orang yang selalu mendewakan hukum dan logika formal. Tapi anehnya, dalam urusan naturalisasi, dia justru mengabaikan fakta kalau proses itu sah secara legalitas negara maupun FIFA. Dia malah lari ke narasi romantis soal keaslian bakat lokal yang kesannya dipaksakan muncul begitu saja di tengah turnamen besar. Padahal semua orang tahu, membangun sistem pembinaan itu butuh waktu belasan tahun, bukan sulap yang jadi dalam semalam saat kualifikasi Piala Dunia sudah di depan mata.

Pertanyaan besarnya memang ke mana suara kritis itu waktu sepak bola kita lagi hancur-hancur sebetulnya. Pas era Nurdin Halid atau waktu kita disanksi FIFA, dia tidak kelihatan vokal bicara soal nasib pemain atau sistem federasi. Ini yang bikin orang curiga kalau kritik dia soal timnas kemarin bukan murni soal cinta pada sepak bola nasional, tapi lebih ke upaya mengganggu panggung politik yang sedang dimanfaatkan oleh Jokowi.

Pas presiden turun ke lapangan dan menyalami pemain, di situ ada momentum politik yang besar. Rocky, dengan insting oposisinya, merasa perlu memutus arus euforia itu. Dia pakai isu naturalisasi buat menyerang balik narasi 'keberhasilan' tersebut. Sayangnya, kali ini dia seperti sosok party pooper yang gagal baca situasi. Menyerang timnas pas lagi disayang-sayangnya sama publik itu tindakan berisiko yang justru bikin orang sadar kalau dia cuma pengen melawan arus saja.

Pada akhirnya, konsistensi dia jadi dipertanyakan. Kalau setiap hal yang disentuh penguasa perlu dikritik tanpa melihat fakta di lapangan, maka kritik itu lama-lama cuma jadi kebisingan yang kehilangan substansi. 

© 2025 by Agi Dione | All rights reserved.